Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Fiqh

Sholat Safar

Ketika kita hendak meninggalkan rumah karena ingin bepergian jauh, maka kita disunnahkan untuk melaksanakan shalat sunnah safar terlebih dahulu. Shalat ini sangat dianjurkan sekali karena Nabi Saw selalu mengerjakannya saat beliau hendak bepergian. Disebutkan dalam hadis yang bersumber dari Anas bin Malik, dia berkata; كَانَ النَّبِيُ صلى الله عليه وسلم لَا يَنْزِلُ مَنْزِلًا إِلَّا وَدَعَهُ بِرَكْعَتَيْنِ “Nabi SAW tidak tinggal di suatu tempat kecuali beliau meninggalkan tempat tersebut dengan shalat dua rakaat.”  (HR. Al-Hakim). Berdasarkan hadis ini, shalat Safar sunnah dikerjakan sendirian tanpa berjemaah sebelum meninggalkan rumah. Adapun tata caranya sebagai berikut; Baca juga:  Tata Cara Shalat Sunnah Wudhu Pertama, melaksanakan shalat dua rakaat dengan niat berikut; اُصَلّي سًنّةَ السَّفَرِ رَكْعَتيْنِ للّهِ تَعَالَى Ushalli sunnatas safari rak’ataini lillahi ta’ala “Aku niat shalat sunah Safar dua rakaat karena Allah Ta’ala.” Kedua, pada rakaat pertama se...

Panduan Sholat Gerhana

*PANDUAN SHOLAT KUSUF (SHOLAT GERHANA MATAHARI)* *_dihimpun oleh Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail NU Lamongan_* قال الشيخ أبو شجاع : فصل: وصلاةُ الكسوفِ سُنةٌ مؤكدةٌ فإن فاتتْ لم تُقضَ. ويُصلي لكسوفِ الشمسِ وخسوفِ القمرِ رَكعتينِ في كلِّ ركعةٍ قيامانِ يُطيلُ ال...

Petunjuk pelaksanaan Zakat Fitrah

PETUNJUK PELAKSANAAN ZAKAT FITRAH Dalam melaksanakan pengumpulan atau pembagian Zakat banyak yang harus diperhatikan terutama siapa yang harus mengeluarkan Zakat dan siapa yang berhak menerima. Di sini disampaikan petunjuknya. I. ORANG YANG WAJIB MENGELUARKAN ZAKAT Orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah ialah : Muslim yang menemui akhir Romadlon dan awal Syawal serta mempunyai kelebihan bahan makan untuk pribadinya dan keluarga yang  menjadi tanggung jawabnya di Hari Raya. Referensi kitab : Al-Bajury hlm. 278 تجب زكاة الفطر ويقال لها زكاة الفطرة بثلاثة أشياء : (الإسلام) فلا فطرة على كافر أص...

Mencari jamaah hilang

KURMA BASAH     Saat tasyakuran haji pengasuh ribath Almaliki 2 PP Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas yang juga Sekum Yayasan PPBU, KH M Syifa Malik (Gus Syifa), Senin (30/7/2018), KH Ahmad Hasan Hasibuan pesan agar jangan lupa kurma basah. ’’Karena 40 hari tidak ketemu istri, jangan lupa kurma basah. Dawuhnya Kiai Nasrullah, kurma basah bisa membuat ya menjadi alif,’’ tutur pengasuh PP Assaidiyah 2 Bahrul Ulum ini disambut tawa hadirin.   Rois Syuriah MWCNU   Jombang ini mengingatkan, sebagai petugas haji, Gus Syifa akan menjadi rujukan setiap ada permasalahan jamaah. Terutama saat ada jamaah yang hilang. ’’Baca fatihah kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim dan wali kota pertama Makkah yakni ibu Hajar. Lalu baca salawat sebanyak-banyaknya. Insya Allah nanti akan ketemu,’’ sarannya.   KH Fadlullah Malik (Gus Fad) mengaku sudah membuktikan dawuh Kiai Hasan tersebut. ’’Saat jadi petugas haji, say...

SIWAK

Siwak mempunyai 2 arti, yakni: Suatu aktifitas Alat yang digunakan bersiwak;seperti kayu dan lain-lain. HUKUM Mayoritas Ulama' berpendapat bahwa bersiwak hukumnya sunnah dalam setiap keadaan, kecuali matahari telah tergelincir bagi orang yang berpuasa, maka siwak berhukum makruh" Kemakruhan ini akan hilang apabila matahari telah terbenam. Sedangkan Imam Nawawi berpendapat bahwa bersiwak hukumnya sunnah secara mutlak. DALIL Dalil yang menerangkan tentang kesunahan bersiwak adalah : 1. hadits Nabi saw, riwayat Bukhori - Muslim; لو لا ان اشق على امتي لامرتهم بالسواك مع كل صلاة   رواه البخاري ومسلم " Andaikan aku tidak memberatkan umatju, pastilah aku perintahkan mereka bersiwak setiap hendak melakukan shalat." (HR.Bukhori-Muslim) 2. Hadits Nabi riwayat al-Humaidi ركعتان بسواك افضل من سبعين ركعة بلا سواك     رواه الحميدي  " Dua raka'at dengan bersiwak lebih baik daripada tujuh puluh raka'at tanpa bersiwak ." (HR.al-Humaidi ) WAKTU Dalam s...

HADATS BESAR

Sebab Hadats besar  Perkara yang menyebabkan hadats besar ada enam : Bertemunya alat kelamin laki-laki dan perempuan Keluar air mani, walaupun hanya sedikit Keluar darah haid keluar darah nifas Melahirkan mati Yang diharamkan bagi orang yang berhadats besar Perkara yang diharamkan bagi orang yang berhadats besar ada enam macam ; Shalat Thawaf Menyentuh mushaf membawa mushaf Berdiam diri di Masjid Membaca Al-Qur'an adapun bagi wanita haid dan nifas diharamkan melakukan sepuluh hal: Shalat Thawaf Menyentuh mushaf Membawa mushaf Berdiam diri di masjid ]Membaca Al-Qur'an Berpuasa Thalaq Melewati masjid bila dikhawatirkan darahnya menetes Mengambil kenikmatan pada anggota tubuh antara pusar dan lutut.

HADATS KECIL

Pengertian Hadats menurut arti bahsa adalah sesuatu yang baru. Sedangkan menurut syara' adalah suatu ungkapan untuk sesuatu yang berada pada anggota tubuh yang bisa mencegah keabsahan ibadah shalat sekiranya syara' tidak memberikan toleransi. Pembagian Hadats dibagi , yaitu hadats kecil dan hadats besar. Sebab-sebab Hadats kecil ada beberapa hal yang menyebabkan hadats kecil, diantaranya adalah : Keluarnya segala sesuatu selain mani, baik dari dubur atau qubul, baik berupa hal yang biasa keluar atau tidak, seperti ;air kencing, tahi, madzi, wadi, darah, batu kecil, ulat, atau belatung. Hilang akal sebab tidur dengan posisi duduk tanpa menetapkan pantat, mabuk, gila, epilepsi, pingsan dan lain-lain. Sentuhan kulit lelaki dan perempuan yang bukan mahrom secara langsung pada usia yang umumnya sudah menimbulkan syahwat. Menyentuh kemaluan, lubang dubur, baik milik sendiri atau orang lain, baik kemaluan orang hidup atau orang mati, besar atau kecil, milik laki-laki atau perempuan...

CONTOH PRAKTIS MEMBERSIHAKAN / MENGHILANGKAN NAJIS

1. Contoh Praktis menghilangkan najis Mukhoffafah. Air kencing dihilangkan 'ainiyahnya terlebih dahulu hingga kering Air dipercikkan secara merata tanpa harus mengalir Air percikan dibiarkan terlebih dahulu, kemudian dikeringkan dengan kain suci. 2. Contoh Praktiss menghilangkan najis Mutawassithoh, yang berupa kotoran ayam dilantai.  dihilangkan jirim dan sifat-sifat najis dengan kulit kelapa, kain atau yang lain, sehingga berubah dari 'ainiyah menjadi hukmiyah. setelah itu, tunggu sampai kering dan mengalirkan air suci diatas tempat yang terkena najis tersebut. 3. Contoh praktis menghilangkan najis Mugholladhoh, yang berupa jilatan anjing dilantai. Sediakan air yang dicampur dengan debu secukupnya, yang keduanya suci mensucikan. Kotoran anjing dihilangkan jirimnya dengan menggunakan kain,kulit kelapa atau bisa juga dengan air, sampai tidak tersisa jirimnya. Tempat yang terkena najis dibasuh dengan air yang telah dicampur dengan debu sampai merata. Dilanjutkan deng...

NAJIS DAN CARA MENSUCIKAN

Pengertian Najis menurut arti bahasa adalah sesuatu yang menjijikkan. Sdangkan menurut syara' adalah sesuatu yang dianggap menjijikkan yang dapat mencegah sahnya sholat, sekiranya syara' tidak memberikan toleransi (rukhsoh). Imam Nawawi al-jawi menyebutkan bahwa sesuatu yang berhukum najis ada dua puluh, yakni : Air Kencing Madzi Wadi Tinja Anjing Babi Anak anjing dan babi Sperma anjing dan babi Nanah yang berubah rasa,bau, dan warnanya. Nanah yang bercampur dengan darah Nanah Empedu Cairan yang memabukkan Sesuatu yang keluar dari perut (muntahan atau yang lain). Air susu hewan yang haram dimakan Bangkai selain bangkai manusia, ikan, dan belalang darah selain hati dan limpa Makanan yang dikeluarkan dari perut binatang untuk dimkn lagi (mamahan atau gayeman). Air liur yang berasala dari perut Asap dari sesuatu yang najis. Pembagian: 1. Najis dilihat dari segi bentuk atau wujudnya ada dua macam. Najis hukmiyah, yakni najis yang tidak mempunyai bentuk (jirim...