Skip to main content

Posts

KEUTAMAAN MUADZIN

Orang yang beradzan (muadzin) memiliki keutamaan yang sangat mulia di sisi Allah Azza wa Jalla, hal ini berdasarkan keterangan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits-haditsnya yang shahih. Di antara keutamaan muadzin adalah: 1. Seluruh makhluk yang mendengar adzan akan menjadi saksi pada hari kiamat. 2. Muadzin akan dipanjangkan lehernya [1] nanti pada hari kiamat. 3. Syetan lari terbirit-birit mendengar suara adzan dan iqamat. 4. Muadzin akan diampuni dosa-dosanya. 5. Muadzin akan mendapat pahala dari seluruh jama’ah yang hadir di masjid tersebut. 6. Muadzin akan mendapat balasan surga dan keluar dari neraka. Lebih utama mana, muadzin atau imam? Terjadi perselisihan di antara ulama tentang mana yang lebih utama dari perkara ini. Sebagian ulama mengatakan bahwa kedudukan muadzin lebih utama dari imam. Mereka yang berpendapat seperti ini adalah Imam Asy Syafi’i dalam kitabnya Al Umm, Imam An Nawawi dan juga Asy Syaikh Ibnu Utsaimin. Sebagian ulama mengatakan...

SOSIALISASI PENDATAAN HONORER 2010

Dengan dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Menteri PAN&RB No. 05 Tahun 2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer yang Bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintah, Badan Kepegawaian Negara mengadakan rapat persiapan pendataan tenaga honorer di Hotel Jayakarta Bandung, (19-21/7) SE sendiri merupakan langkah awal dari kebijakan pemerintah terhadap tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah yang memenuhi syarat sesuai PP 48 Tahun 2005 dan PP 43 Tahun 2007. Dalam SE tersebut disebutkan dua kategori tenaga honorer, Kategori I adalah tenaga honorer yang tercecer/tidak masuk database BKN namun berhak diangkat dan Kategori II yakni tenaga honorer yang memenuhi kriteria namun pembiayaan bukan dari APBN/D. Untuk Kategori I ini, data paling lambat diterima BKN pada 31 Agustus 2010 dan untuk kategori II, data paling lambat diterima pada 31 Desember 2010. Untuk lebih jelasnya baca di link terkait : ini................. http://www.bkn.go.id/in/berita/1324-konsolidasi-intern-persiapan-...

EMPAT WALI QUTUB

  Syaikh Abdul Qadir al-Jilani Beliau pernah berkata “Kakiku ada diatas kepala seluruh wali.” Menurut Abdul Rahman Jami dalam kitabnya yang berjudul Nafahat Al-Uns, bahwa beberapa wali terkemuka diberbagai abad sungguh-sungguh meletakkan kepala mereka dibawah kaki Syaikh Abdul Qadir al-Jilani. Syaikh Ahmad al-Rifa’i Sewaktu beliau pergi Haji, ketika berziarah ke Maqam Nabi Muhammad Saw, maka nampak tangan dari dalam kubur Nabi bersalaman dengan beliau dan beliau pun terus mencium tangan Nabi SAW yang mulia itu. Kejadian itu dapat disaksikan oleh orang ramai yang juga berziarah ke Maqam Nabi Saw tersebut. Salah seorang muridnya berkata : “Ya Sayyidi! Tuan Guru adalah Quthub”. Jawabnya; “Sucikan olehmu syak mu daripada Quthubiyah”. Kata murid: “Tuan Guru adalah Ghaus!”. Jawabnya: “Sucikan syakmu daripada Ghausiyah”. Al-Imam Sya’roni mengatakan bahwa yang demikian itu adalah dalil bahwa Syaikh Ahmad al-Rifa’i telah melampaui “Maqamat” dan “Athwar” karena Qutub dan...

LOWONGAN S1 KEPERAWATAN STIKES

Di butuhkan tenaga pengajar ( dosen) S1 Keperawatan  Syarat-syarat : Lulusan S1 Keperawatan IPK minimal 3.00 Pernah mengajar / mempunyai bakat mengajar Disiplin dan mempunyai semangat memajukan instansi Mampu bekerjasama dengan Tim Di utamakan yg berdomisili di Jombang dan sekitarnya.  Lamaran di tulis dengan tangan sendiri dan dikirimkan ke :  STIKES BAHRUL 'ULUM  Jl.K.H. Wahab Hasbullah Gang IV Tambakberas Jombang. Telpon : (0321) 876040  Info lebihlanjut hubungi : B.Laila ( 085259729924)

GODAAN CALON PENGHAFAL AL-QUR'AN

Setiap jalan menuju kebaikan mesti dipenuhi “duri” yang menghalangi “pejalan kaki” untuk sampai pada tujuan. Allah swt secara eksplisit menyatakan bahwa siapa saja yang ingin meraih derajat keberuntungan ( ashabul maimanah ), dia dipersyaratkan untuk mampu melewati “ al-‘aqabah (jalan mendaki)”. Demikian juga halnya dengan kegiatan menghafal al-Quran, tidak alfa dari godaan tersebut. Menghafal al-Quran merupakan aktifitas yang sungguh sangat mulia, baik di hadapan Allah maupun dalam pandangan manusia. Sedemikian banyak waktu yang tercurah, konsentrasi pikiran yang terpusat, bahkan tenaga dan biaya juga ikut terkuras. Semua diniatkan untuk gapai ridlo Allah, tanpa ada hasrat sedikitpun menjadikannya sebagai sumber penghasilan ataupun sanjungan. Di balik kilau cahaya kemuliaan tersebut, tersembur pula serabut-serabut duri “godaan” yang senantiasa menghadang sewaktu-waktu. Jadi, siapapun yang pernah menjalani proses mengahafal al-Quran bisa dipastikan pernah merasakan pahit...

SEJARAH DI MULAINYA 1 MUHARRAM

Mumpung masih ingat sedikit-sedikit dari keterangan Khotib pada jum'atan kali ini, Khotib memberi penjelasan bahwa di mulainya 1 Muharram / penanggalan Hijriyah itu pada masa Umar bin Khottob. Pada waktu itu islam telah menyebar keberbagai penjuru dunia sehingga wilayah islam sangat luas. Maka timbullah berbagai penarikan pajak, zakat dll pada wilayah-wilayah islam tuk di kumpulkan pada pemerintahan pusat. nah karena pada waktu itu belum ada penanggalan sehingga kesulitan kapan zakat / pajak itu dikumpulkan maka mulailah terpikirkan untuk membuat sebuah penanggalan sendiri. Berbagai usulan telah masuk diantaranya bagaimana kalau mulainya dimulai ketika Nabi dilahirkan, ada yg mengusulkan bagaimana kalau dimulai ketika nabi wafat, dan ada yg mengusulkan bagaimana kalau dimulai ketika Nabi Hijrah ke Yasrib ( Madinah). Nah pendapat yang terakhir inilah yang dipakai. Jadi mulainya 1 Hijriyah dimulai ketika Nabi Pindah/Hijrah dari Makkah ke Yasrib ( Madinah). Nah untuk keterangan selan...