Skip to main content

AHLUSUNNAH WAL JAMA'AH


http://belajardanberamal-naser.blogspot.com/2015/04/ahlusunnah-wal-jamaah.html


Arti Ahlusunnah ialah Penganut Sunnah Nabi.
Arti Wal-Jamaah ialah Penganut I’tiqod ( keyakinan )sebagai I’tiqod jama’ah sahabat-sahabat Nabi
Kaum ahlusunnah wal-jama’ah ialah kaum yang menganut I’tiqod  sebagai  yang dianut oleh Nabi Muhammad saw, dan sahabat-sahabat beliau.
            I’tiqod Nabi dan sahabat-sahabat itu termaktub dalam Al-Qur;an dan Sunnah Rasul secara terpencar-pencar, belum tersusun secara rapid an teratur, tetapi kemudian dikumpulkan dan dirumuskan dengan rapi oleh seorang ulama’ Ushuluddin yang besar, yaitu Syeikh Abu Hasan ‘Ali al Asy’ari (lahir di basrah tahun 260 H- wafat di Bashrah juga tahun 324 , dalam  usia 64 tahun)
            Karena itu ada orang yang member nama kepada kaum ahlusunnah wal-jama’ah dengan kaum ‘Asya’ariyah, jamak dari ‘Asy’ari, dikaitkan kepada Imam Abu Hasan ‘Ali Al Asy’ari tersebut.
            Dalam kitab Ushuluddin biasa juga dijumpai perkataan ‘sunny’ kependekan Ahlusunnah Wal Jama’ah. Orang-orangnya disebut “Sunniyun”.
Tersebut dalam kitab “Ihtihaf Sadatul Muttaqin” karangan Imam Muhammad bin Muhammad al Husni az Zabidi, yaitu kitan syarah dari kitab “Ihya Ulumuddin” karangan Imam Ghozali pada jilid II, hal 6
إذا أطلق أهل السنة فاالمراد به الأشاعرة والماتريدية
Artinya : Apabila disebut kaum Ahlusunnah wal jama’ah, maka maksudnya ialah orang-orang yang mengikuti rumusan (faham) Asy’ari dan faham Abu Mansur al Maturidi.
Siapa Abu Mansur Al Maturidi ini ?
Abu Mansur Al maturidi adalah seorang ulama’ Ushuluddin juga, yang faham dan I’tiqodnya sama atau hamper sama dengan Abu Hasan Al Asy’ari. Beliau wafat disebuah desa bernama Maturidi Samarqand, diasia Tengah pada tahun 333 H.
Sudah menjadi adat kebiasaan dalam dunia islam, bahwa hokum-hukum agama yang digali dari Al Qur’an dan Hadist oleh seorang imam, maka hukum tersebut dinamai madzab. Hasil ijtihad imam Hanafi dinamai dengan Madzab Imam Hanafi, Hasil ijtihad imam Maliki dinamai dengan Madzab Imam Maliki, Hasil ijtihad imam Syafi’I  dinamai dengan Madzab Imam Syafi;I, Hasil ijtihad imam Ahmad bin Hanbal  dinamai dengan Madzab imam Ahmad bin Hanbal. Walaupun pada hakikatnya semuanya adalah agama Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an dan hadist.
            Begitu juga dalam soal I’tiqod. Hasil galian dari Qur’an dan Hadist oleh Imam Abu Hasan Al Asy’ari dinamai Madzab Asy’ari / faham Asy’ari, walaupun pada hakikatnya Imam Abu Hasan Asy’ari hanya menggali, merumuskan, memfatwakan, menyiarkan, mempertahankan apa yang sudah ada dalam Al Qur’an dan Hadist  juga, apa yang sudah di I’tiqodkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan sahabat-sahabatnya.

Comments

Popular posts from this blog

Alala Tanalul ilma

Bagi yang sudah pernah ngaji di pesantren, atau pernah diajar sama lulusan pesantren, atau pernah ngaji di diniyah/madrasah, tentu kenal banget dengan kitab adab ta’limul muta’allim dan akhlaq yang bagus banget ini. Kitab ini berisi nadhom-nadhom yang diartikan dalam bahasa jawa, arti dan penjelasannya bener-bener sangat mengena dan bisa memperbaiki akhlak anak yang belajar mengaji. Saat ini sudah tersedia kitab alala Pdf yang bisa kalian download di Internet, dan kalau kalian baca kitab ini, meskipun singkat, tapi isinya sebenarnya penting banget buat dipelajari bagi anak-anak kecil yang belajar mengaji. Rasul sendiri diutus untuk memperbaiki dan menyempurnakan akhlak. Ibadah setiap hari tanpa dibarengi dengan perbaikan akhlak adalah salah satu tanda bahwa ibadah yang kita lakukan ada yang salah sehingga hanya terjebak pada formalitas ibadah, bukan mengena pada substansinya. Pengarang kitab Alala sendiri tidak dicantumkan di dalam kitab-kitab alala yang selama ini dipelajari, dan ...

Al-hikam Maqolah 80

Alhikam Maqolah 80 Syech Ibnu Athoillah dawuh : ٨٠- مَتٰى فتَحَ لكَ باَبَ الفـَهْمِ فِي المَنْعِ عاَدَ المَنْعُ هُوَ عَيْنُ العطاَءِ "Apabila Allah telah membukakan pengertian (faham) tentang pencegahannya-Nya, maka berubahlah pencegahan itu hakikatnya menjadi Anugerah Nya." -----++++++"" Sesuatu yg sangat menghalangi perjalanan keruhanian seorang murid adalah keinginan diri sendiri. Dia berkeinginan sesuatu yg menurutnya akan membawa kebaikan pada dirinya sendiri. Keinginan atau hajat keperluannya itu mungkin tentang dunia, akhirat atau hubungan dengan Allah Ta'ala. Jika hajatnya tercapai dia merasa menerima karunia dari Allah. Jika hajatnya tidak dikabulkan dia akan merasa itu sebagai perlawanan Allah, dan merasa jauh dari Allah. Orang yang berada pada peringkat ini selalu mengutamakan permintaan atau doa makbul, dengan kemuliaan di sisi Allah. Jika Allah mengabulkan permintaannya, dia merasa itu adalah tanda dia dekat dengan-Nya. Jika permintaannya ditolak di...

Awas Bahaya Petir !!!! bagi komputer

Di musim hujan begini kita perlu waspada terhadap petir yang seringkali muncul....dan bagi rekan-rekan jangan sekali-kali menyalakan pesawat / Tv atau komputer atau Internet ....bahaya sekali. Pengalaman saya pernah internet saya kena petir tapi saya masih bersyukur tidak sampai merusak komputer saya. Waktu itu kira-kira pukul 04.30 sore hujan lebat disertai angin dan petir..uh rasanya menyeramkan.....tiba-tiba terdengar bunyi petir sangat keras di atas rumah saya..saya mengira tidak terjadi apa-apa dengan benda-benda disamping saya..soalnya saya matikan semua baik telivisi, komputer, radio....namun apa yang terjadi ternyata meskipun komputer saya dalam keadaan mati begitu pula internet saya. eh ,eh..pada waktu setelah maghrib kira-kira jam 7.00 malam dan hujan sudah reda..aku co ba nyalakan internet...apa yang terjadi ???? ternyata saya sudah ngak bisa menyalahkannya...alias modem saya kena petir..uh..uh...memang sih ngak ketara...ngak ada bekas gosongnya, namun sudah ngak ...